RSS

Monthly Archives: April 2013

Long Distance Marriage

Ketika LDM harus dijalani dulu, banyak sebabnya, kerjaan, kuliah, ataupun alasan yg lain nya yg tidak memungkinkan untuk tinggal satu kota , Rumah tangga kami pun, termasuk rumah tangga yg LDM, krn saya harus bekerja di Malaysia, sedangkan istri tinggal di bandung, saya gak bs membawa istri ke  malaysia krn, kerjaan saya yg harus ke tengah laut juga, jadi gak mungkin untuk bawa istri kesana.Alhamdulillahny, jadwal saya pulang 28hr sekali, jd 28 hr kerja 28 hari libur  , tp tetap LDM is LDM, rumah tangga kami gak seperti rumah tangga kebanyakan, yg setiap hari bisa ketemu.

Memang kadang berat sekali ketika waktu libur 28hr sudah berkahir, dan saya harus meninggalkan istri, apalagi istri sedang hamil, Ketika taaruf dengan nya pun, hal ini sudah dibicarakan, dan istriku siap menerima LDM yg harus dijalani.

Alhamdulilah so far tidak ada masalah berarti dalam LDM kami ini, KOMNIKASI dan KEPERCAYAAN salah satu kuncinya , tapi jika Suami ataupun istri sama2 tahu kewajiban nya, insya Allah, semua masalah akan teratasi. krn jelas di Islam sudah disebutkan bahwa pernikahan ialah setengah dr Agama, dan ketika LDM dijalani, ALLAH kunci dr segala2nya, jika kita takut akan ALLAH, baik suami maupun istri gak akan macem2 dikala jauh

Teringat satu percakapan saya dengan kerabat, yg sudah menjalani LDM selama 15thn, dan rumah tangganya awet2 saja, beliau harus kerja di daerah pati, sedangkan istri dan anaknya di bandung, beliau pulang ke bdg seminggu atau 2 minggu sekali. Beliau bilang, bahwa LDM memang berat, kita sebagai Ayah bnyak kehilangan momen dgn anak maupun istri, tp satu kata2nya yg saya selalu ingat ialah

” Khuznudzon aja sm Allah, mungkin dgn jarak jauh, jarang ketemu justru itu yg bikin rumah tangga kita kokoh “, “Siapa tau kalau gak LDM, malah rumah tangga kita banyak ributnya”

Ya, there is no coincidence in this world  , gak ada yg kebeneran di dunia ini, semua jg atas izin Allah , khuznudzon aja sm Allah, bahwa apa yg Allah beri ke kita pasti baik.

Dan saya pun pernah berbincang dengan awak kapal laut , dia malah harus meninggalkan istri dan anaknya 6 bulan, dan libur 2minggu saja, well kondisi LDM saya masih lebih baik, masih banyak LDM yg harus menunggu lebih lama untuk berjumpa anak istrinya, jadi masi bersyukur dpt kondisi yg lebih baik 🙂

Untuk para readers yg LDM, Bismillah…Khuznudozn Insya Allah itu yg terbaik dr Allah, dan niatkan nikah itu ibadah , sama seperti sholat, dan ibadah yg lainnya, Do the best, yg istri jaga kehormatan suami dikala jauh, dan suami pun sama, jangan macem2 dikala jauh. Ada ALLAH yg maha melihat.

*semoga tulisan ini bisa membawa manfaat

-Bandung, 29 April 2013-

Advertisements
 
10 Comments

Posted by on April 29, 2013 in Marriage

 

Tags: , , , , ,

Dear Kaka sholehah

Dear Kaka Sholehah

Insya Allah, dalam hitungan bulan atas izin Nya, kamu akan lahir kedunia ini nak, ketika dokter nyatakan kamu perempuan, Ayah dan bunda langsung berpikiran yg sama, bagaimana untuk mendidik kamu jadi anak yg sholehah

Malam itu, ayah bilang sm bunda, sambil megang2 kamu yg masih di perut bunda, “Bunda, kalau dipikir2, kita punya anak perempuan nanti, kita intinya menyiapkan dia jadi anak yg sholehah dan istri yg sholehah bwt suaminya kelak ya”, krn itu memang intinya…percuma kaya, pendidikan tinggi tapi tidak sholehah?..karena tujuan kita cuman surga..

Krn mungkin, tanggung jawab ayah dan bunda ialah sampai kamu menikah kelak, ayah dan bunda akan persiapkan kamu tuk jadi istri yg sholehah kelak, karena ayah dan bunda ingin kita semua berkumpul di Surga, salah satu tiketnya, kamu jadi istri yg sholehah bwt suamimu kelak

Memang itu masih lama, mungkin dikala kamu menginjak umur 23 ke atas, tapi ayah dan bunda akan berusaha yg maksimal tuk mendidik kamu jd anak yg sholehah nak,

Nanti km akan liat , bahwa di Negara yg muslimnya terbanyak di dunia ini, banyak yg gak menutup auratnya, kamu kelak akan melihat di tempat umum, orang yg bukan  muhrimnya berpacaran, bermesraan. ,banyak wanita yg dengan bangganya memamerkan aurat, Bangga dengan pacaran, Tapi kamu insya Allah bukan salah satunya.

Sebenrnya ayah gemas liat itu semua, ingin rasanya ayah teriak, “STOP IT” , tapi siapalah ayah, ayah hanya org biasa nak, bukan juga ustad yg punya ilmu agama tinggi . Ayah hanya bisa memulai itu semua kepada dirimu nak, anak ayah dan bunda, Ayah akan dimintai pertanggungjawban kelak di hari akhir oleh Allah.

Insya Allah ayah dan bunda akan selalu memperkenalkan mu dengan Allah, Quran, Nabi Muhammad SAW,dan menutup auratmu, Ayah dan bunda, satu visi untuk itu, ayah akan biasakan kamu menggunakan jilba sedari kecil, Ayah dan bunda gak perduli jika dikatakan kolot, atau gak kasian sm anak,masih kecil udh di jilbabin,  Ayah dan bunda gak peduli itu nak, Ayah hanya ingin mengenalkan kamu di jalan Allah.

Insya Allah, ayah dan bunda akan pekenalkan kamu kepada para sahabiyah, para syuhada di jalan Allah, ayah akan jauhkan kamu dari Barby, baju2 anak kecil yg sangat terbuka, insya Allah nak, insya Allah.

Kelak, kamu akan membaca ini, dan akan tau bahwa ayah dan bunda sangat menginginkanmu jd anak yg sholehah nak, jika kamu terlahir cantik rupa seperti bundamu, simpan kecantikanmu kelak untuk suami mu nak.

Insya Allah, Allah izinkan ayah dan bunda ketemu kamu sekitar bulan juli ya nak, skrg kamu baik2 di dalam perut bunda.

Untuk readers yg baca ini, yuk kita jadikan anak2 kita jd anak yg sholeh/sholehah , kita orang tua kuncinya,Menjadi orang tua ialah tanggung jawab yg sangat besar, ketika Allah titipkan seorang manusia,jangan kita kembalikan kepadaNya dalam keadaan muslim yg tidak baik,

Robbi habli minash-sholihin (Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepada (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shaleh)… as shafaat ayat 100

KLIA-26april 2013

 
3 Comments

Posted by on April 26, 2013 in Ihdina Shirotal Mustaqim.., Marriage, Utuunnn

 

Tags: , , , ,

Pacaran?…Hmmm…..

Pacaran..nembak..ngegebet…semua hal itu pernah saya jalani, ingin mengeluarkan unek2 tentang pacaran ini, saya bukan ustad, cuman semakin saya mendalamai agama ,dan melihat fenomena pacaran di dunia ini, di negara muslim dan khususnya Indonesia, secara kasat mata, tanpa melihat agama, pacaran itu suatu hal yg lumrah bukan hal yg dosa. Ada stasiun radio yg menayangkan live nembak cewe/cowo, ada juga stasiun tv dengan katakan cintanya, so pacaran ialah hal yg wajar bukanlah dosa dengan bnyak nya propaganda berpacaran

Pacaran = hal yg wajar dan bukanlah dosa, itu saya yakin yg ada dibenak readers sekalian, dan lingkungan saya pun dr sepupu, adik ipar semua berpacaran, dan dulu pun sebelum menikah dgn taaruf , saya pun berpacaran 3x  dan yg ke 3 dizinkan oleh orang tua krn saya sudah bekerja.

Orang tua punya peranan besar dalam sistem pacaran ini, saya akui, org tua saya pun salah membolehkan saya pacaran, asal pacaran sehat katanya, terlihat bener tapi salah. Dan hampir kebanyakan pacaran ialah kenal dengan org tua masing2, jalan dengan keluarganya, malam mingguan, nonton ,makan berdua , bergandengan tangan, tapi kita sebagai muslim lupa Allah di quran sudah jelas tertulis “dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina adalah perbuatan keji dan jalan yang teramat buruk” (Q.S. Al-Isra’ : 32)

Pacaran sudah jelas lah kita berduaan, bohong kalau pacaran gak pegangan tangan..itu minimal , maksimal??..who knows, gimana kuatnya iman kita aja. been there done that.

Ada salah satu teman saya, yg dulu ketika SMA dia pemuda mesjid di sekolahnya, sering ikut ke pengajian, tp begitu dia kerja  dan memilih pacaran, runtuh semua keimaman nya, saya pun begitu, sebelum kenal pacaran, tenang2 saja dalam beribadah, tp setelah pacaran?..runtuh juga.

Tapi apa mau dikata?.. kebanyakan orang lebih percaya dengan pacaran drpda Taaruf, memang banyak banget yg berpacaran berujung dengan pernikahan, sangat banyak. Tapi setelah berpacaran yg keberapa kali?, jadi pacaran ialah trial error ya?. belum dosa ketika berpacaran?, oke lah dosa mah urusan kita sama Allah ya 🙂

Padahal membangun cinta lebih indah drpda memilih cinta, dan nikah jg niatnya ibadah tuk cr surga kan? , saya menulis ini krn saya sudah mengalami 2 hal  diatas, pacaran dan juga taaruf, well..setiap muslim yg berpacaran pasti punya jawaban masing2, punya alasan masing. Tapi hati gak bisa dibohongin, bahwa pacaran memang bukan jalan sebagai org islam, krn dulu ketika saya pacaran pun, hati udh bilang, ‘INI SALAH’ .

Satu yg bikin saya sangat bahagia memilih taaruf untuk menikah, selain secara agama memang ini yg bener, salah satu psikolog Zoya Amirin, dia bilang di salah satu acaranya, Bahwa yg menikah lewat pacaran dulu, lebih mudah burnoutnya / kandas dibanding dengan taaruf, ( Ini statistik yg berbicara ya ) , karena kita yg taaruf less expectation 🙂

Tp alhamdulillah, melihat di twitter, ada ust Felix siaw, yg gencar terus dengan tulisan2nya yg #udahputusinaja, lalu ada tweet Jomblo mulia, dan juga ada tweetnikah yg semangat ngomporin orang untuk nikah at least ada org yg berkompeten dalam agama yg mau dakwah tentang bahayanya pacaran dan bahwa Jomblo ialah mulia dibandingkan pacaran

Terkahir, jika readers yg sudah nikah, dan melalui dengan pacaran , janganlah tanamkan metode pacaran jg ke anak kita nanti, apa mau anak kita nanti jd trial error?..dipegang2,,dicium2 sama anak orang yg bukan muhrimnya?

quote dr ust felix :”pantaskan diri lalu engkau lisankan cinta | bila belum lebih baik dalam diam berdoa”

and like my brother said, Life is just a small step, step to meet Allah smiling to us,, ya hidup mah cuman sebentar, yuk saling ingetin tuk perbaiki, cari jalan Allah.

Semoga tulisan ini bisa sedikit membawa manfaat

 
7 Comments

Posted by on April 25, 2013 in Ihdina Shirotal Mustaqim.., Utuunnn

 

Tags: , , , ,

Ojek kiriman Allah

Ingin bercerita ttg tukang ojek ajaib ,beliau jd tukang ojek bulanan istri, waktu itu sekitar awal Desember 2012. Dari Bulan november ,istri sudah positif hamil ,krn Desember ialah awal saya untuk kerja pertama di Halliburton, so saya harus ninggalin istri tercinta ke Malaysia selama 28hr kedepan.

Waktu itu, kita masih tinggal di Jakarta, krn istri masih bekerja, dikarenakan kontrakny berakhir bulan januari, dan saya sangat khawatir meninggalkan dirinya sendirian, keluarga terdekat ialah Mas Afat , beliau pun tinggal di depok, yg cukup jauh dr tempat kami tinggal di daerah Bendungan Hilir.

Apalagi, masih hamil muda, yg sangat rawan akan resiko keguguran, krn ini kehamilan pertama , tentu kami jd mudah sekali jd parno, dan kembalilah Hanya Allah yg maha segalanya, mendekat ke keberangkatan saya ke Malaysia, kembali saya sangat percaya dengan kekuatan doa, so gak pernah putus untuk berdoa, supaya Allah jaga istri dan kandungan nya.

Waktu itu kita belum dpt ojek langganan, krn ojek langganan istriku yg terkakhir ngendarainnya kurang enak bwt istriku, dulu belum hamil aja udh ngebut dan sedikit kasar bawanya, jd istriku memutuskan untuk gak pake ojek yg lama ini. sempet bingung gimana ya?..siapa ya yg bisa jd ojek tp bikin saya tenang , dan bawanya nya enak.

Dan tibalah ke hari dimana saya harus pergi ke Malaysia, hari itu gak putus saya sholawat dan bener2 ikhlas, pasrahin ke Allah, gimana Allah aja lewat cara seperti apa lindungin istri ku ini. Dan berangkatlah saya ke Bandara.

Baru saja sampai bandara, istriku pun harus berangkat ke kantornya, “yang, ini pake ojek , tp ojeknya aneh, gak pasang tarif “, ( biasa tarif dr Benhil ke Sudirman 15rb), krn ini ojek baru, dan baru pertama kali juga istriku liat bapak2 ini mangkal di dkt daerah kami, jadilah istirku bertanya dulu, brp tarifnya, jawabku, “loh, ko bisa?” . ” Iya , aku tanya, dia jawab ,Terserah mbak aja” Dan isrtriku kasih 15rb, dan dia jawab ” Wah mbak, ini kebanyakan”, lalu istriku bilang “bapak ambil aja, tp nanti sore jemput lagi ya pak jam 5an”

Sampailah saya di Malaysia, lalu aku kontak istriku menanyakan gimana tukang ojek yg tadi bawa motornya, istriku bilang enak, pelan2 apalagi pas dibilang lagi hamil muda, sedikit tenanglah, dan kata istriku dia gak pasang tarif untuk jadi ojek bulanan, aku bilang ojek kiriman Allah ini yang hehe

Dan hari ke hari selama saya di Malaysia selalu memonitor , gimana ojeknya, krn bapak ini bukan org daerah benhil, dan bukan juga Ojeg resmi yg suka mangkal di pangkalan ojeg Benhil, pengakuan nya dia dari Bekasi yg which is jauh dr Benhil. Masih agak sedikit takut ada kenapa2 sm istriku, maklum di Jakarta kriminalitas tinggi.

Tp hari ke hari, perlakuan bapak ini sangat sopan, kadang dia kasih makanan2 ringan, dia bilang “bwt dedenya di perut ” . Sering sms ngingetin makan, sering sms doain , dan kata istriku, ngendarain nya pelan bgt, apalagi pas ada polisi tidur, lalu ketika akan di bayar, beliau kembalikan separuh dr biaya bulanan, “buat mba aja, bwt beli makan, saya setengah saja dulu”,

Dan akhirnya saya pun berkesempatan bertemu dengan nya, such a humble man, tipikal org jawa yg tutur katanya lembut.  Dan ketika saya sudah ada di jakarta, kami tidak menggunakan jasa bapak ini lagi,krn saya libur 28hr, tp bpk ini masih care, sms istri untuk nawarin jas hujan, menawarkan untuk nganterin baso untuk kami hehe , nama baliau ialah Pak Slamet , yg bikin istri saya selamat 🙂

Pak slamet ini sungguh baik, Wallahualam,mungkin beliau Malaikat yg Allah kirim untuk kami 🙂 , satu hal yg saya petik dan bikin makin cinta Allah, percya dengan kekuatan doa ialah  ketika kita bener2 pasrahin segalanya ke Allah , Insya Allah , Allah akan beri solusinya..

#Allah dulu Allah lagi Allah terus

 
2 Comments

Posted by on April 24, 2013 in Ihdina Shirotal Mustaqim.., Marriage

 

Tags: , , , ,

Kaka Sholehah

Ya itulah nick name utun setelah dokter menyampaikan bahwa kemungkinan besar, kelamin anak pertama kami perempuan, walaupun semua belum pasti sebelum lahir, tp panggilan pun ialah doa,

Maka kami selalu memanggilny “kakasholehah” 🙂

20130328_232032-1

USG terakhir kakasholehah sebelum saya pergi kerja untuk 28hari, really love this usg :), senyum2 nak, kasih semangat ayah ya mau kerja?, love u soo much kakasholehah :* , baik2 di perut bunda ya nak, ayah pergi 28hr seperti biasa, kamu kerja sama dgn bunda ya, bikin bunda makan yg banyak. See u soon 🙂

-Kemaman, 22 april 2013-

 
2 Comments

Posted by on April 22, 2013 in Utuunnn

 

Tags: , ,

Kalau gak mau kerja…yaa resign…gampang toh…

Kata2 di atas ialah penggalan quote dr salah satu supervisor shore base Chevron penajam…namanya pak moey.. waktu itu sekitar akhir tahun 2011, saat itu saya masih kerja di Schlumberger, saya dan rekan saya william , ditugaskan oleh manager kami untuk melakukan job preparation di Penajam ( shore base nya Chevron Balikpapan )

Ketika di morning meeting sebelum kerja, biasalah dimulai dengan safety topik, apa yg akan dikerjakan oleh para kontraktor dsb. sebelum selesai, ada salah satu shore base crew yg complain dgn kerjaan nya, lalu pak moey ini dengan singkat menjawab “Kalau masih mau makan nasi  cheron, ya kerja, kalau udh gak mau, ya resign..gampang toh? “

Kata2 singkat padat, jujur namun menohok, ya kita kerja sebagai karyawan, kadang kita complain ini itu, tp kata2 pak moey td seperti tamparan di siang bolong, ya jika masih ingin kerja di tempat yg memberi kita gaji ya kerja,,,kalau udah gak mau, ya resign saja..

Kerja saja fokus kerja, tar juga kalau kerja bagus perusahaan akan appreicate kerja kita, jadi intinya Kalau masih ingin kerja, stop complaining, don’t shit where you eat , kalau bahasa sunda mah, Ulah dipoyok dilebok 

Makasih pak moey, quote bapak saya jadikan pegangan kalau lagi mau mengeluh akan keadaan kerja, well is not easy to get an a job, banyak yg nganggur, so, stop complaining guys, start working .

hand-tools-list-important

 

 

 
6 Comments

Posted by on April 15, 2013 in Hard hat..

 

Tags: , ,

Malu sama Mualaf ..

Siang itu dpt kabar dr temen…”ndra nuhun,  hr ini dia ikrar masuk islam, dpt hidayah tuk masuk islam krn kmrn ikut kajian ttg mualaf di DT, dr CP yg km kasih kmrn “…..Allahuakbar…subhanallah….seketika merinding langsung, baru pertama kali ngerasain merinding gini… Lailahaillah,,,Muhammdarasululllah……

Satu yg kupetik, malulah kita sama mualaf,,terlahir dr agama yg lain, tp memilih mempelajari islam dan memilih untuk mencintai Allah,,,mencintai Rosul…dan harus bersiap menghadapi pertentangan dari keluarga, bahkan mungkin bisa dijauhi oleh keluarganya.

Tapi kita?..yg diberi karunia terlahir dr keluarga muslim..tak perlu repot2 mencari..krn sedari kecil sudah mempelajari islam…sudahkah kita mencintai Allah?..mencintai Rosul?… seberapa besar kita ingin mendalami islam…menjadi islam yg sesungguhnya…menjalankan perintah2nya?

Mungkin sudah banyak jutaan mualaf di dunia ini, dan sudah sering saya membaca kisah2nya, tp yg ini berbeda..krn saya mengenal dia dan mengikuti proses dia mempelajari islam

Terima kasih tuk inspirasinya sahabat ..menjadi lebih bersyukur terlahir sebagai muslim…menjadi makin cinta sm Allah. semoga Allah berikan kekuatan,keistiqomahan dilembutkan hati keluarganya supaya menerima keputusanmu mencintai Islam ini

note: ybs belum mau dipublish, krn masalah keluarga.

#Allah lagi Allah dulu Allah terus

syahadat wp

 
Leave a comment

Posted by on April 15, 2013 in Ihdina Shirotal Mustaqim..

 

Tags: , ,