RSS

Monthly Archives: July 2013

Welcome to the world, my daughter

Alhamdulillah Allah izinkan saya mendampingi Istri melahirkan, doa yg gak pernah putus saya panjatkan, dari awal kehamilan, ” Ya Allah Izinkan Hamba mendampingi istri hamba dalam proses melahirkan nanti “, karena semua gak ada yg kebeneran, semua atas Izin Allah yg maha segalanya.

Di post selanjutnya nanti, saya akan bercerita bagaimana Allah Ya Rahman  Ya Rahim mengabulkan doa di atas, Subhanllah ya Rabb, Allahuakbar! . Singkat cerita, hari itu kamis 27Juni 2013, saya pulang dr Malaysia pulang lebih awal, krn cek up terakhir, #kakasholehah udah kepegang kepalanya sm dr Anna, jd tinggal nunggu hari saja.

Jumat, sabtu, belum ada tanda2 kontraksi, “Nak, ko gak keluar2 sih, Ayah udh pulang ini, yuk keluar biar Ayah bisa lebih lama sama kamu”  celotehku kpada istri sambil ngelus2 perutnya. Hari Minggunya kita ke acara talkshow dan belly dance yg diselenggarain sama Prenagen. lumayan, nambah pengetahuan, dan istri pun joged2 belly dance, supaya cepet keluar #kakasholehah nya hehe.

20130630_111351

Pulang dari acara, kita masih nyantai dirumah, Istri kusuruh banyak jalan dan jongkok, katanya itu mempercepat pembukaan, malemnya, Bapak nelp kerumah minta dimasakin tempe asam manis, bapak waktu itu lagi kurang sehat, tadinya mau pagi aja kami antar, karena udh jam 9 malem jg, tp gak tau kenapa, aku pengen kerumah malam itu jg, dan berangkatlah kami kerumah bapak.

Sampai disana kita ngobrol2, eh ditengah2 obrolan, perut istri kenceng2 dan frekuensinya udh per 5-10 menit sekali, “nah, udah mau lahir itu kata Ibu, anak sholehah sebelum lahir mau kasih tempe dulu bwt Kakeknya” celoteh Ibuku.

Pulanglah kami kerumah lagi,tdnya mau besok pagi aja ke Herminanya, tp frekuensi kontraksinya udah sampai per 2menit sekali, lalu istri bbm Bidan hermina, dan disuruh langsung aja ke Hermina. Sesampai di Hermina sekitar jam 12 malem, langsung masuk ruang bersalin dan di cek sama bidan nya, katanya udh pembukaan 2 dan gak boleh pulang, krn sudah malam, kami istirahat saja di kamar, dan disuruh ke ruang bersalin lg jam 5pagi untuk di cek.

Jam 5 , kami ke ruang bersalin lagi, dan di cek masih pembukaan 2, sebelumnya bidan nya nanya ” Bu, td malem bisa tidur?” , ” Bisa bidan, nyenyak” balas istriku, ” Wah , pst masih sama pembukaan nya, harusnya kalau sudah nambah pasti sakit bu dan gak bs tidur”. Dan bidan nya menyarankan Induksi, tp kami masih mau nunggu dr Anna dtg, krn beliau dtg jam 9 pagi, krn dr Anna hari itu ada praktek.

Jam 10an di cek lg, kali ini sama dr Anna, dan masih pembukaan 2, dr Anna menyarankan untuk di induksi, katanya “Melahirkanitu  harus sakit, banyak yg bilang induksi sakit, krn memang dipercepat saja, gak di induksi jg pst sakit” . hmm..penjelasan yg masuk akal, lalu kami memutuskan mengikuti saran dr Anna.

Jam stgh 11 Induksi dimulai, dan dimulailah “drama” hari itu, dimana saya menyaksikan istri kesakitan, jujur hari itu ketika istri kesakitan, ngerasa sebagai laki2 gak berguna, gak bisa nolong istri yg lg kesakitan, hanya bisa nangis dan megangin istri dan sambil berusaha menenangkan nya 😦 , ” Ya Rabb , muliakan lah istriku, ampunilah semua dosa2nya” Amiin.

Sekitar jam 2, bidan cek dan pembukaan sudah naek ke pembukaan 4, dan ketuban jg pecah, di ruangan bersalin, saya ditemani Ibu, Bapak dan Mamih, krn dpt fasilitas kantor di ruangan bersalin VIP, jd satu ruangan hanya untuk 1 orang saja. Istri jg makin gak karuan , krn sakitnya makin tinggi, lagi, saya hanya bisa memegang tangan nya 😦 . Kami bersholawat didalam, berdoa agar disegerakan prosesnya, krn udah gak tega liat Istri kesakitan gitu.

20130701_134653

Alhamdulillah pembukaan cepet naeknya, krn dgr cerita orang ada yg sampi belasan jam, walaupun di induksi jg, waktu itu jam 3an, sudah pembukaan 7,dan dr Anna sudah beres prakteknya, dtg dan cek lagi, dan somehow dgn ilmu kedokteran nya, beliau ngodok2 dan bilang ” Ayo siap2, udh beres ini udh pembukaan 10″, Alhamdulillah, lagi Allah yg maha baik kabulin doa Aku 🙂 . sebelum proses ngeden nya, ada yg lucu, bidan nya nanya ” Pak , takut darah gak?, kalau takut diganti saja sm mertua atau org tuanya” , ” Gak takut bidan, emg knapa?” , ” bnyak kejadian pak suami pingsan di ruangan bersalin , krn takut darah”  *Barutau

Ketika semua peralatan penunjang sudah lengkap, dimulai lah “drama” berikutnya, istriku sekuat tenaga ngeden dan berteriak 😦 , “Pak ini coba liat, kepalanya udh keliatan” kt dr Anna, aku pun melihat, Subhanallah, ujung kepalanya udh keliatan, akupun terus menyemangati istriku, ” Bunda, ayo semangat, itu kepalanya udh keliatan”, dan Alhamdulillah jam 15:35, bayi mungil nan cantik itu lahir kedunia, takjub makin cinta sm Allah, dan makin cinta sama Istri, makin “nyaah” kalau bahasa sunda mah,

Langsung para bidan dgn sigapnya mengeluarkan sisa2 cairan di dlm tubuh anak kami, memotong tali pusarnya, setelah semua tindakan selesai, dan bayi kami pun sudah dlm keadaan normal, langsung saya adzanin, komat dan tahnik sesuai sunnah Rosul.

Dan inilah, bayi kami yg kami beri nama “Shafiyya Khaira Aufa” , lahir 1 juli 2013 , jam 15:35, BB: 2.9710 kg  Panjang :47cm dan juga  foto pertama kami sebagai keluarga, Alhamdulillah, thank you Allah, Jazakillah Dr Anna dan para bidan Hermina , yg membantu proses persalinannya.

20130701_154622

20130701_154628

20130702_024904-1

20130702_024809

*Arti dr nama Shafiyya Khaira Aufa, akan saya ceritakan di post selanjutnya.

 

Tags: , , , ,