RSS

Monthly Archives: December 2015

A Daylight Thought

Gak lama lagi, kontrak saya di TOTAL EP ini akan berakhir, 8tahun lebih berkarir sebagai seorang karyawan di bidang oil and gas dengan gaji yang diatas rata2.

Walaupun 7bulan terakhir sudah menyiapkan mental untuk switch dari karyawan ke pedagang dengan adanya Hijra . sudah menyiapkan pula strategi kelak dengan wifey pas saya sudah full di Bandung.

loh, kenapa harus switch?… gak nyari kerja lagi aja?. ..

Nah sebenernya saya emang sudah lama ingin pensiun dari bidang oil and gas, hanya saja godaan uang yang besar yang membuat saya mengurungkan niat ini. Dan sekarang dengan kondisi oilfield yang sedang terjungkal, pas sudah lowongan pun hampir tidak ada. karena pemecatan terjadi di seluruh oilfield industry.

Jadi ini momen yang pas untuk saya berhenti dari oilfield, disaat godaan dari para head hunter sedang tidak ada, jadi saya bisa fokus membesarkan Hijra.

Hanya saja lebih ke mental yang belum terbiasa, 8tahun dinina bobokan oleh gaji yang pasti di tanggal 25, menjadi ketidakpastian penghasilan di tanggal 25, tergantung dari revenue Hijra.

Tapi bukan kah hidup untuk deal dengan ketidakpastian?

Teringat pesan dari gurunda Mas J, bahwa kita tidak akan pernah bisa membandingkan karyawan dan enterpreneur. karena itu dua hal yang berbeda dan memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Dan pada  dasarnya, manusia adalah makhluk yang akan selalu beradaptasi dan akan selalu bertahan hidup apapun kondisinya.

Insya Allah pada saatnya saya full di Hijra , full menjadi pedagang i’ll do my best untuk survive dan memberikan yang terbaik untuk Wifey dan Shafiyya.

Bismillahirahman nirrohim.

 
5 Comments

Posted by on December 8, 2015 in Uncategorized

 

Guru Kehidupanku #3

Sekarang saya akan bercerita tentang guru kehidupan saya yang ke 3. untuk UYM dan Aa gym sudah saya bahas mengapa saya menganggap mereka guru untuk kehidupan saya.

Saya akan bercerita mengenai mas Jaya setiabudi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Mas J. Pertama kali tau akan beliau adalah sekitar awal tahun 2015 ini, Mas Afat ngasih link sharing beliau di salingsapa.com , karena awal tahun 2015 ini ialah dimana Hijra baru saja berdiri.

Jadi Mas Afat menyemangati saya akan bisnis yang pertama saya geluti. denger sharing beliau di saling sapa udah bikin saya ngefans sama beliau. Sehabis nonton itu barulah saya mulai stalking siapa sih Jaya Setiabudi itu. hehe.

Mulailah follow di Facebook,Instagram dan Twitter nya, dan akhirnya dapat kesempatan menimba ilmu langsung di Kopdar Akbar Yubi. di Kopdar Akbar ini saya seperti terhipnotis sama gaya mas J ketika sharing, saya belajar banyak tentang bisnis di hari itu.

Hari itu juga saya selalu berusaha duduk paling depan, dan Alhamdulillah kebagian bertanya langsung juga mengenai Hijra. Disana saya melihat energi Mas J untuk berbagi ilmu sangat besar.

Dengan Mas J, saya belajar menjadi pebisnis dengan integritas yang tinggi, kejujuran dan fokus dalam berbisnis. Belajar untuk menjadi pebisnis yang mau berbagi dan tidak pelit ilmu. Belajar menjadi leader yang baik untuk bisnisi saya.

Selesai Kopdar, saya langsung daftar Ecamp yang acara ini memang masih di selenggarakan oleh komunitasnya Mas J.

Saya daftar Ecamp, belum tau Ecamp isinya apa, saya daftar hanya untuk bisa masuk ke komunitasnya Mas J, dengan harapan suatu hari nanti bisa mentoring khusus dan jadi muridnya. ( Aaaamiin ya Allah 😀 ).

Di Ecamp pas sesi mentoring, kembali saya bertanya, kali ini soal saya yang idealis gak mau buka reseller di Hijra, padahal peminat sudah banyak. trus kata Mas J ” Idealismu bisa membunuhmu”. dan Mas J menyarankan untuk digarap resellernya.

Beres Ecamp, saya dan tim langsung rapat untuk menggarap Reseller, Alhamdulillah begitu kami publish, Reseller dan agen pun berdatangan.

Sekarang saya belajar lewat juragan forum nya Mas J, lewat ilmu-ilmu yang beliau share . Jazakallah Khairan Katsira Mas J, semoga Allah selalu menjagamu, menguatkan hatimu dalam berbagi dan melancarkan segala urusanmu. sehat selalu Mas J

*salim dari jauh 🙂

Jaya Setiabudi

 

 

 
Leave a comment

Posted by on December 3, 2015 in Uncategorized

 

Guru Kehidupanku #2

Seperti yang sudah saya tulis disini , saya akan bercerita mengenai guru2 kehidupanku. yang kedua ialah KH. Abdullah Gymnastiar atau yang lebih dikenal dengan sebutan Aa Gym.

Tau Aa Gym pas lagi booming2nya, kalau tidak salah sekitar tahun 2004an, tapi si saya yang emang belum terlalu gimana sama agama jd biasa saja. tapi waktu itu pernah Aa ngisi tausiyah di kampus Polban. Itu kali pertama saya ngedengerin ceramahnya.

Dan ketika sudah menikah , wifey yang memang sempat menimba ilmu agama di STF nya Daarut Tauhid Jakarta sangat mengidolai Aa Gym. Jadi setiap kajian bulanan Aa di Jakarta, kami rutin hadir.

Disini saya mulai belajar banyak dari tausiyahnya Aa, isinya yang simple, mudah dimengerti. Tausiyah yang mayoritas berisikan tentang tauhid. berisikan tentang mencintai Allah.

Belajar bagaimana kalau kita menghadapi masalah, balikin lagi ke Allah, setiap ada masalah instropeksi, karena setiap masalah datang karena dosa kita.

Belajar ketika ada masalah, istighfar yang banyak, minta ampun sama Allah. Belajar untuk bisa lebih Qonaah, Zuhud dan lebih mensyukuri hidup.

Belajar bahwa hidup di dunia hanya untuk mengabdi kepada Allah, belajar mencintai Allah dengan mengenal lewat asmaul husnanya. Belajar menjadi muslim yang lebih baik, berakhlaq yang baik.

Belajar menjalami hidup yang berkah, belajar untuk sibuk mencari penilaian Allah, bukan sibuk mencari penilaian makhluk

Aa memang tidak banyak mengajarkan tentang fiqih agama, karena itu bukan spesialisasinya, tapi ilmu-ilmu yang beliau ajarkan akan membawa kita mencintai Allah dan akan otomatis mempelajari fiqihnya. karena kita sudah mencintai Allah.

Jazakallah Khairan Katsira Aa Gym, semoga Allah memuliakan mu. meluruskan niat syiarmu. sehat selalu Aa gym.

*salim dari jauh 🙂

Aa Gym

 
Leave a comment

Posted by on December 3, 2015 in Uncategorized

 

Guru Kehidupanku #1

Guru kehidupan yang saya maksud disini ialah, para manusia yang Allah izinkan memberi perubahan dalam diri saya. walaupun tidak ada yang kenal secara pribadi dengan mereka.

Mereka adalah Ust Yusuf Mansur, AA Gym  dan Jaya Setiabudi (Mas J). Di postingan ini saya akan bercerita tentang UYM, guru kehidupan #1 untuk saya.

Sedikit pernah saya  post disini sedikit cerita tentang perjalanan semangat baru untuk mencari Allah. berawal dari membaca buku UYM yang Kun Faykun.

Nangis gak berhenti2 ketika baca,,,penyesalan yg begitu dalam..inget dosa-dosa besar yg pernah saya lakukan…ngerasa bersalah udah sombong sm Allah,,,padahal Allah baik bgt sm saya…masih diizinkan hidup..masih diizinkan bekerja… rezeki yg masih melimpah…padahal saya udah dzolim sm Allah.

Alhamdulilah Allah izinkan ketemu UYM lewat buku-bukunya. dari hari itu, saya jadi sering beli buku2nya UYM, dengan membaca bukunya menjadi alat charging hati yang sangat efektif dikala iman sedang turun.

Ciri khas tausiyahnya yang selalu mendahulukan Allah, percaya akan kekuatan kun fayakun nya, bahasa yang simple dan gak menjelimet yang membuat saya suka sama tausiyah-tausiyahnya.

Yang khas dari UYM ialah, Allah dulu, Allah lagi ,Allah terus. yang saya pelajari dan insya Allah akan saya  terapkaan terus ialah. kalau mau ngapa-ngapain, bawa ke Allah dulu. doa dulu, bawa ke yang  maha segalanya. Insya Allah urusan kita akan lebih mudah.

Pertama kali ketemu langsung beliau adalah di salah satu kajian nya di masjid At tin, sekitar pertengahan 2012. Alhamdulillah kesempatan salim langsung. *semoga ketularan sholehnya ya tadz 😀

Jazakallah khairan katsira ustad, semoga Allah selalu memberikan kemudahan dalam setiap urusan ustad. semoga Allah selalu luruskan niat ustad dalam berbagi. sehat selalu ustad.

*salim dari jauh

yusuf-mansur

 

 
Leave a comment

Posted by on December 2, 2015 in Uncategorized